Dukunganmu pada Fanicat.com akan sangat membantu pembuatan konten dan kelangsungan blog ini. Silahkan kunjungi link berikut untuk mendukung kami: https://sociabuzz.com/fanicat/support

Bagian tubuh kucing dan fungsinya didesain sesuai dengan karakter kucing sebagai hewan pemburu. Kemampuannya yang berguna untuk berburu, juga berguna untuk bertahan hidup, misalnya kemampuan memanjat. Karena kucing di alam liar sekaligus juga menjadi hewan yang diburu oleh pemangsa yang lebih besar.

Kepala

Ada tiga bentuk dasar kepala kucing yaitu kepala bulat dengan wajah runcing, kepala dengan bentuk wajah yang lebih runcing, dan kepala dengan wajah boneka (doll face) yang berhidung pesek.

Mata

Kucing bermata besar dan warnanya bervariasi seperti kuning, biru, hijau, oranye, dan lainnya. Kucing yang matanya sebelah berwarna biru dan satunya berwarna lain (hijau, kuning, atau coklat) disebut kucing odd eye. Betuk mata kucing ada yang bulat, sedikit miring, atau berbentuk almon.

Mata kucing menghadap ke depan, mempunyai penglihatan malam yang bagus berkat adanya lapisan reflektif di belakang retina. Kucing dengan matanya mampu mendeteksi gerakan jauh lebik baik dibanding manusia, dan sangat sensitif terhadap gerakan kecil.

Bidang penglihatan kucing luas, sekitar 200°. Mempunyai kelopak mata ketiga yang melindungi dari cedera. Namun matanya tidak begitu baik melihat warna-warna.

Telinga

Kucing ada yang telinganya berujung bulat, berujung runcing, berujung melengkung ke belakang, atau ujungnya melengkung ke depan. Sebagian kucing memiliki jumbai bulu yang panjang di telinganya.

Kucing memutar telinganya untuk menemukan sumber suara. Pendengaran kucing lebih sensitif dari manusia dan bisa mendengar suara bernada sangat tinggi. Juga bisa mendengar suara dari jarak lebih jauh dari yang bisa didengar manusia, sekitar 4-5 kali lipatnya.

Kumis

Kumis kucing adalah rambut/bulu sensorik yang panjang. Kumis kucing sangat sensitif terhadap sentuhan dan arus udara, membantu kucing menjelajah dalam gelap, dan untuk mendeteksi obyek yang sangat dekat.

Kumis juga digunakan kucing untuk mengukur apakah sebuah lubang dapat dimasukinya. Kucing akan melongokkan kepalanya, jika kumisnya tidak menyentuh pinggiran lubang maka tubuhnya bisa pas masuk ke lubang itu.

Gigi

Kucing dewasa memiliki 30 buah gigi yang sangat tajam. Gigi seri digunakan untuk grooming dan menangkap, gigi taring untuk menusuk dan mencengkeram, gigi carnassial yang berada di samping untuk memotong/mengunyah daging.

Lidah

Permukaan lidah kucing kasar karena ada semacam duri-duri kecil yang digunakan untuk grooming dan menjilat daging dari tulang. Dibanding manusia yang punya 9000 dan anjing punya 1700 pengecap pada lidah, kucing hanya mempunyai 400. Karena itu kucing bergantung pada penciumannya untuk menentukan rasa makanan.

Tubuh

Kucing yang berasal dari daerah hangat atau panas cenderung memiliki tubuh ramping dan lentur dengan kaki dan ekor yang tipis. Tubuh seperti itu memungkinan kelebihan panas lebih mudah dibuang.

Kucing yang berasal dari daerah sejuk atau dingin cenderung memiliki tubuh lebih tebal, ekor dan kakinya lebih kekar. Bentuk tubuh seperti ini membantu mengurangi pembuangan panas.

Tubuh kucing adalah tubuh pemangsa, kerangkanya sesuai untuk kecepatan dan kelincahan. Anggota tubuhnya ramping dan tulang belakangnya fleksibel. Kucing mempunyai 230 tulang yang terbagi pada area tulang belakang, tengkorak/kepala, rusuk, kaki depan, dan kaki belakang.

Bulu

Bulu kucing umumnya terdiri dari tiga lapis. Paling bawah adalah bulu yang lembut, lapisan atasnya ada bulu yang lebih panjang, paling atas adalah bulu panjang dan lebih kaku berfungsi sebagai lapisan pelindung. Panjang dan proposi ketiga jenis bulu ini berbeda-beda di antara jenis kucing dan tidak semua jenis kucing mempunyai ketiga lapisan bulu ini.

Kucing ada yang berbulu pendek dan ada yang berbulu panjang. Juga ada yang berbulu keriting dan berbulu halus sekali sehingga terlihat seolah tidak mempunyai bulu.

Fungsi bulu pada kucing adalah untuk mengurangi hawa panas maupun hawa dingin. Juga untuk melindungi tubuh kucing dari benda tajam, gigitan atau sengatan serangga.

Ekor

Kucing domestik umumnya mempunyai ekor yang panjang. Berfungsi untuk berkomunikasi, mengekspresikan perasaan, dan membantu keseimbangan. Sebagian kucing mempunyai ekor yang pendek, sangat pendek, bahkan tidak berekor sama sekali.

Kaki

Kaki depan kucing mempunyai jangkauan yang lebih fleksibel dari kaki belakangnya. Kaki belakangnya kuat berfungsi sebagai pendorong saat kucing berlari. Kucing juga bisa memanjangkan langkahnya saat berlari.

Jari dan Cakar

Kucing menggunakan jari kakinya untuk berjalan. Setiap jari mempunyai kuku atau cakar melengkung yang tajam yang bisa dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam jari. Cakar digunakan untuk berkelahi, menggaruk, memanjat, dan mencengkeram.

Organ dan Lainnya

Jantung dan paru-paru kucing didesain untuk memungkinkannya bergerak cepat secara mendadak. Sangat berguna ketika ia mengintai mangsa lalu menyerangnya tiba-tiba, atau untuk merespon bahaya yang mendadak.

Saluran usus kucing yang pendek cocok untuk mencerna daging. Namun kucing domestik ususnya sedikit lebih panjang dari kucing liar. Kemungkinan karena perubahan pola makan yang menyesuaikan dengan makanan di lingkungan manusia.

Kucing memiliki organ sensorik di langit-langit mulut yang disebut organ vomeronasal atau organ jacobson untuk membantu penciuman. Kucing mempunyai penciuman yang bagus, mampu mengidentifikasi bau di udara dari jarak jauh.

Pada sekitar mulut, ekor, dan cakar kucing terdapat kelenjar yang menghasilkan bau tertentu. Kucing menggunakan bau tersebut untuk menandai wilayahnya misal dengan cara menggaruk dan menggesekkan wajahnya ke benda-benda.

Ternyata bagian-bagian tubuh kucing sangat berguna ya? Namun kucing juga bisa hidup dengan baik jika anggota tubuhnya tidak lengkap. Misalnya tidak mempunyai ekor, kakinya putus, atau matanya rusak.


Uwais

Konten blog ini hanya untuk pengetahuan dan hiburan. Meski saya berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, konten yang ada bukan sebagai pengganti saran (dan semacamnya) dari dokter hewan. Kamu tetap harus berkonsultasi ke dokter hewan.

Saya juga terbuka untuk saran, kritik, dan senang sekali jika kamu ingatkan jika ada hal yang salah di blog ini. Mau kerjasama juga boleh misalnya guest post, promosi bisnis terkait kucing, dll.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *