Kucing sesak nafas

Kucing Sesak Nafas Apa Sebabnya Ya? Bagaimana Penanganannya?

Kasihan sekali kalau melihat kucing sesak nafas. Penyebabnya bisa medis atau non medis misalnya kucing menelan suatu benda yang nyangkut di tenggorokannya. Penanganannya yang terbaik tentu dibawa ke dokter hewan.

Namun ada baiknya juga jika kamu punya pengetahuan dasar tentang sesak nafas kucing. Paling tidak akan membuatmu tahu penyebabnya dan paham betapa pentingnya menjaga kesehatan kucing.

Penyebab Kucing Sesak Nafas

Sistem pernafasan kucing terdiri dari hidung, tenggorokan (faring dan laring), batang tenggorok (trachea), dan paru-paru. Penyakit yang menimpa salah satu bagian sistem itu, juga yang menimpa pusat pernafasan di otak, dapat menyebabkan masalah pernafasan.

Dalam keadaan normal kucing bernafas 20 hingga 30 kali per menit, dan pernafasannya lancar tanpa hambatan. Jika kucing mengalami hal di bawah ini bisa jadi pernafasannya sedang terganggu:

  • Perut dan dada bergerak saat bernafas.
  • Lubang hidung terbuka lebar.
  • Saat bernafas siku kakinya seperti mencuat dari tubuh.
  • Bernafas terengah-engah.
  • Bernafas dengan mulut terbuka.
  • Suara nafasnya keras.
  • Perut terangkat setiap kali bernafas.
  • Nafasnya cepat sekali.
  • Batuk-batuk.
  • Nafas cepat dan pendek.
  • Warna gusi biru atau abu-abu.
  • Lidah berwarna biru atau ungu.

Dyspnea dan Penyebabnya

Dyspnea adalah keadaan dimana kucing sulit bernafas. Penyebabnya banyak mungkin karena infeksi, trauma, atau pendarahan.

Sebab lain adalah asma, gagal jantung, adanya benda asing di sistem pernafasan, alergi, anemia, dan pemakaian obat-obatan. Tumor, cairan di perut, dan pembesaran hati juga bisa menyebabkan kucing sulit bernafas.

Tachypnea dan Penyebabnya

Tachypnea adalah keadaan dimana kucing bernafas dengan cepat. Bisa disebabkan oleh rendahnya kadar oksigen dalam darah, asma, atau rendahnya tingkat sel darah merah (anemia). Penyebab lain adalah adanya cairan di dada yang mengelilingi paru-paru, tumor, pendarahan ke paru-paru, atau cairan di paru-paru.

Bagaimana Mengatasi Nafas Kucing yang Sesak

Kalau saya sih memilih membawa kucing ke dokter hewan sesegera mungkin. Karena sesak nafas bisa menjadi masalah yang serius bagi kucing dan mengancam hidupnya.

Tapi kadang kan tidak bisa langsung datang ke dokter hewan. Mungkin kliniknya belum buka, atau menunggu ojek online datang untuk mengantar ke klinik.

Sambil menunggu kamu bisa coba dengan sangat hati-hati melihat apakah ada benda di tenggorokan kucing. Buat juga kucingmu nyaman, lap dengan lembut jika ada cairan yang keluar dari hidungnya.

Kucing yang sedang bermasalah pernafasannya biasanya menjadi cemas dan stress. Karena itu hindari melakukan hal yang bisa menambah stress dan kepanikannya.

Dari yang saya baca-baca untuk mendiagnosis masalah pernafasan kucing, dokter hewan akan melakukan langkah berikut:

  1. Menanyakan kesehatan kucing kita, dan apakah ada kejadian yang mendahului gangguan nafas kucing.
  2. Dengan hati-hati mengamati bagaimana kucing bernafas.
  3. Mendengarkan dada kucing untuk mengecek detak jantung dan mencari tanda apakah ada cairan di paru-paru.
  4. Memeriksa warna gusi kucing, karena dapat menunjukkan apakah oksigen dikirimkan ke organ secara efektif, atau jika jumlah sel darah merah rendah (anemia).
  5. Melakukan tes darah.
  6. Memeriksa kondisi paru-paru dan jantung.

Jika kucing susah bernafas dokter akan melakukan hal tertentu untuk membantu pernafasannya. Dengan begitu kucing menjadi lebih tenang baru dilakukan pemeriksaan berikutnya.

Perawatan yang kemudian diberikan tentu tergantung pada diagnosa dokter. Mungkin kucingmu harus rawat inap sampai dia bisa bernafas dengan baik.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *