Vaksin Kucing: Harga, Berapa Kali, Umur, Jadwal (drh Anggit)

Kamu tentu tak asing dengan istilah vaksin kucing. Vaksinasi bertujuan untuk melindungi kucing dari tertularnya berbagai penyakit. Juga bertujuan untuk memenuhi salah satu aspek kesejahteraan hewan atau animal welfare yaitu bebas dari rasa sakit dan penyakit.

Meskipun begitu, masih ada beberapa pecinta kucing yang sedikit mengabaikan vaksinasi ini. Yuk, cari tahu lebih lengkap agar kamu aware terhadap kesehatan anabulmu.

Mengenal Vaksin Kucing

Apa Sih Vaksinasi Itu?

Vaksinasi hewan adalah proses memasukan vaksin ke dalam tubuh hewan. Vaksin hewan merupakan sediaan yang terbuat dari mikroorganisme (virus atau bakteri) yang sudah diinaktivasi atau sudah dilemahkan, yang diberikan kepada tubuh hewan yang sehat sehingga memicu pembentukan sistem imun tubuh yang spesifik terhadap penyakit tertentu.

Kenapa Sih Kucing Harus Divaksin?

#1 Melindungi kucing dari tertularnya penyakit

Penyakit kucing yang dicegah dengan vaksinasi memilki tingkat penularan dan tingkat kematian yang tinggi terhadap kucing. Sehingga, langkah pencegahan terjadinya infeksi lebih diutamakan daripada pengobatan.

#2 Mencegah kucing mengalami komplikasi penyakit

Apabila kucing tidak dilakukan vaksinasi, maka kucing akan mudah terserang penyakit. Salah satu komplikasi yang ditimbulkan dari keparahan penyakit tersebut adalah kelumpuhan otot, kehilangan ketajaman indra penglihatan, penciuman, dan pendengaran, dsb.

#3 Menghemat biaya pengobatan

Penyakit yang dicegah melalui vaksinasi memiliki tingkat kesakitan yang tinggi terhadap kucing. Karena perjalanan penyakitnya yang cepat dan cenderung mematikan, pengobatan yang dilakukan juga membutuhkan treatment lebih tinggi sehingga membutuhkan biaya yang lebih mahal.

Pengobatan tersebut dimulai dari biaya check up pertama kali, pemeriksaan diagnostik seperti hematologi darah, kimia darah, test kit penyakit, biaya rawat inap, biaya pengobatan, dan biaya perawatan selama rawat inap.

#4 Mencegah terjadinya penularan penyakit zoonosis

Penyakit zoonosis adalah penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. Salah satu penyakit ini adalah rabies.

Rabies merupakan salah satu penyakit yang dikategorikan pemerintah ke dalam penyakit hewan menular strategis (PHMS). Vaksinasi rabies dapat dilakukan secara gratis melalui klinik hewan di bawah dinas pemerintahan terkait.

#5 Mencegah terjadinya infeksi penyakit lain

Melakukan vaksinasi memberikan kekebalan tubuh kucing terhadap suatu penyakit. Langkah ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sehingga, ketika kucing terinfeksi penyakit lain yang tidak ada vaksinya, sel-sel kekebalan tubuhnya siap untuk melawan.

Apa Saja Jenis Vaksinasi Pada Kucing?

Vaksinasi pada kucing meliputi vaksin panleukopenia, vaksin rhinotrakheitis (herpes), vaksin calici, vaksin chlamydia dan vaksin rabies. Di pasaran, keempat jenis vaksin tersebut sudah dikemas ke dalam satu sediaan vial yang diberikan sesuai dengan jadwal pemberian vaksin.

Penyakit kucing apa saja yang dapat dicegah melalui vaksin? Yaitu:

  1. Rhinotrakheitis
  2. Calici
  3. Panleukopenia
  4. Chlamydia
  5. Rabies

Kapan Jadwal Vaksin Kucing?

Vaksin kucing berapa kali dan vaksin kucing umur berapa dilakukannya?

Vaksinasi pada kucing dapat diberikan pada usia minimal 8 minggu, setelah selesai masa penyapihan. Hal ini dilakukan karena di umur tersebut, kekebalan anak kucing mulai menurun.

Umumnya, jadwal vaksin kucing mengikuti aturan pakai pada label kemasan setiap merk vaksin. Namun secara garis besar, urutan vaksin kucing dapat dilihat pada penjelasan berikut ini:

  1. Usia 8 -10 minggu: penyakit rhinotrakheitis, calici, dan panleukopenia.
  2. Usia 12 – 14 minggu: penyakit rhinotrakheitis, calici, dan panleukopenia.
  3. Usia 16 – 18 minggu: penyakit rhinotrakeitis, calici, panleukopenia, dan chlamydia, serta rabies.
  4. Pengulangan setiap tahun: penyakit rhinotrakheitis, calici, panleukopenia, chlamydia, dan rabies.

Apakah kucing dewasa yang belum divaksin sama sekali boleh divaksin? Boleh divaksin, silakan konsultasi dengan klinik hewan langgananmu.

Jadwal vaksin kucing ini sebaiknya dipatuhi agar efektif karena kaitannya dengan mekanisme pembentukan antibodi tubuh. Setidaknya 2 kali dengan waktu yang teratur sesuai jadwal.

Kalau hanya 1 kali vaksin, antibodi yang terbentuk akan turun setelah 2 minggu post vaksinasi. Baru ketika vaksin ke 2, antibodi akan terbentuk lebih banyak, karena yang terbentuk itu dari antibodi yang selnya sudah kenal dengan virus sebelumnya.

“Baru setelah dua kali vaksin, bisa tahun depan divaksin satu kali tiap tahun. Jadi vaksin booster kedua itu penting banget, nggak boleh terlambat,” jelas drh Anggit.

Buku Vaksin Kucing

Kalau kucingmu divaksin, klinik atau dokter hewan akan memberimu buku vaksin kucing. Gunanya untuk pencatatan agar vaksin selanjutnya tidak terlambat jadwalnya.

Juga agar ada pencatatan vaksin apa yang sudah diberikan. Karena merk vaksin berbeda-beda. Jadi booster vaksinnya harus sama dengan yang dipakai sebelumnya.

Syarat Vaksin Kucing

Syarat vaksin kucing yang harus diperhatikan sebelum melakukan vaksinasi adalah kondisi kesehatan kucing. Karena vaksinasi merupakan proses memasukkan agen penyakit yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh, maka dibutuhkan kondisi tubuh yang fit agar terbentuk daya tahan tubuh (imunitas).

Dokter hewan akan memastikan apakah kondisi kucingmu sehat dan siap untuk menerima vaksin.

Berapa Biaya dan Harga Vaksin Kucing?

Berapa harga vaksin kucing? Berapa biaya vaksin kucing yang dikenakan oleh klinik hewan pada pasien? Biayanya berbeda-beda untuk setiap klinik hewan. Namun biasanya berkisar 200 ribu per 1 vial untuk sekali vaksin.

Mahal ya, namun jangan sedih. Kamu bisa mendapatkan vaksin dengan harga yang lebih ekonomis dengan memanfaatkan berbagai promo menarik yang terkadang diadakan di klinik hewan.

Promo tersebut biasanya bertepatan dengan hari spesial klinik maupun hari peringatan lainya. Selain itu, kamu bisa mendapatkan vaksin gratis berupa vaksinasi rabies yang diberikan oleh klinik hewan di bawah dinas pemerintahan setempat.

Penting! Perawatan Setelah Vaksin Kucing

Setelah divaksin, jangan lupa untuk memberikan makanan yang bernutrisi kepada kucing. Tubuhnya sedang membentuk sel-sel pertahanan tubuh, sehingga membutuhkan asupan yang bernutrisi. Untuk sementara, jangan mandikan kucing dalam waktu dekat ya!

Guest post oleh drh Anggit Sih H dari Pethealthspecialist.com

Share your love
Purwanto
Purwanto

Konten blog ini hanya untuk pengetahuan dan hiburan. Meski saya berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, konten yang ada bukan sebagai pengganti saran (dan semacamnya) dari dokter hewan. Kamu tetap harus berkonsultasi ke dokter hewan.

Saya juga terbuka untuk saran, kritik, dan senang sekali jika kamu ingatkan jika ada hal yang salah di blog ini. Mau kerjasama juga boleh misalnya guest post, promosi bisnis terkait kucing, dll.

Articles: 235

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *