Kucing Abisinia menurut saya mempesona. Ia ramping, tampak anggun bak bangsawan tapi sekaligus memberi kesan agak liar.

Seperti saya, kamu mungkin belum familiar dengan jenis kucing ini. Jadi, baca terus yuk agar lebih mengenalnya.

Sejarah Kucing Abisinia yang Samar Asal-Usulnya

Kucing Abisinia merupakan salah satu ras kucing tertua, namun asal-usulnya sendiri tidak ada yang tahu pasti dari mana. Beberapa ada yang menganggap leluhurnya berasal dari Abyssinia (sekarang Ethiopia).

Basmi FIP

Beberapa lainnya menganggap kucing Abisinia berasal dari pantai Samudra Hindia dan di beberapa bagian Asia Tenggara. Studi genetik memang menunjukkan Abisinia mempunyai penanda genetik yang umum ditemui pada kucing Asia Tenggara.

Kemudian ada kisah yang mengatakan Abisinia adalah keturunan kucing suci yang disembah sebagai perwujudan para dewa di kuil-kuil dan istana-istana Mesir kuno sekitar 4.000 hingga 6.000 tahun yang lalu. Memang sih Abisinia penampilannya mirip dengan kucing yang ada di mural dan patung-patung Mesir.

Tapi gambaran itu juga mirip dengan kucing liar Afrika (Felis silvestris lybica). Kucing ini bahkan diketahui telah dimumikan oleh orang Mesir kuno.

Abisinia pernah disebut dalam Harper’s Weekly edisi 27 Januari 1872. Dimana ditulis kucing Abisinia mendapat juara ketiga pada show kucing modern pertama di Crystal Palace, London, Desember 1871. Juga disebutkan kucing ini konon ditangkap/didapatkan pada akhir Perang Abisinia.

antiseptik kucing

Acara show kucing itu diadakan oleh Harrison Weir, seorang pecinta kucing yang dianggap sebagai father of cat fancy oleh banyak orang. Menempati urutan ketiga dari sekitar 160 kucing peserta, menunjukkan kucing Abisinia sangat dihargai karena keindahan dan keanggunannya. Dalam buku Harrison Weir tahun 1889, Our Cats and All About Them, dia menulis bahwa kucing yang diimpor dari Abyssinia memiliki tubuh yang lebih kekar daripada varietas Inggris.

Kucing Abisinia juga disebut di buku Dr. William Gordon Stables, berjudul Cats: Their Points and Characteristics yang terbit tahun 1874. Di buku tertulis ‘Zula, milik Ny. Kapten Barrett-Lennard. Kucing ini dibawa dari Abyssinia pada akhir perang…’.

Pasukan Inggris meninggalkan Abyssinia pada bulan Mei 1868, sehingga mungkin saat itulah kucing Abisinia pertama kali memasuki Inggris. Ada juga yang mengatakan namanya adalah Zulu, bukan Zula. Orang yang membawa Zulu ke Inggris adalah Lord Robert Napier.

Namun apakah Zula adalah kucing Abisinia masih diperdebatkan. Ilustrasi Zula menunjukkan kucing dengan telinga yang sangat kecil dan tipe kepala tidak seperti kepala kucing Abisinia.

Sayangnya, tidak ada catatan tertulis yang bisa dipakai untuk menelusuri kucing-kucing Abisinia impor generasi awal. Karena tidak ada bukti tertulis yang mengaitkan Zula dengan breed Abisinia sekarang ini, beberapa breeder menyatakan bahwa garis aslinya mati, dan Abisinia diciptakan kembali oleh breeder Inggris dari kucing British Bunny yang memiliki kemiripan dengan Abisinia.

Kucing Abisinia hampir musnah oleh dua perang dunia. Pada akhir Perang Dunia II, hanya 12 ekor Abisinia yang masih hidup di Inggris. Hal itu memaksa breeder Inggris untuk memulai dari awal lagi.

Sementara itu pada awal 1900an dua ekor Abisinia masuk ke Amerika dari Inggris. Namun, kucing Abisinia yang menjadi dasar untuk breed di Amerika bagian Utara saat ini diimpor dari Inggris pada 1930an.

Pada tahun 30an itu breeding Abisinia dimulai dengan aktif. Abisinia mendapatkan popularitas ketika pecinta kucing menemukan keindahan dan kejenakaan akrobatik kucing ini. Saat ini, Abisinia adalah salah satu kucing shorthair yang paling populer.

Karakter Kucing Abisinia

Abisinia


Kasih sayang Tinggi
Keramahan Tinggi
Ramah terhadap anak Sedang
Ramah terhadap hewan peliharaan lain Ya
Suka bermain Ya
Energi/Aktivitas Tinggi
Kecerdasan Tinggi
Kemampuan beradaptasi Tinggi
Kecenderungan bersuara Rendah

Abisinia bukan kucing yang suka diangkat, digendong, dan dipeluk. Ia kucing yang berani, penuh rasa ingin tahu, dan semangatnya tinggi. Sekaligus juga sahabat yang penuh kasih, setia, dan penyayang.

Yang jelas jangan mengharap kucing Abisinia mau duduk di pangkuanmu. Dia maunya duduk di sebelahmu saja. Meski demikian kucing Abisinia adalah kucing yang membutuhkan cukup perhatian darimu.

Abisinia suka mengikuti dan mengawasi aktivitasmu di dalam rumah. Kucing ini bisa bermain dan menghibur dirinya sendiri, tapi dia lebih gembira jika bisa terlibat dengan aktivitasmu. Ia kucing cerdas yang cepat belajar permainan dan ia pun suka bermain.

Kucing yang aktif ini akan menghiburmu dengan kejenakaan tingkahnya. Mereka suka naik ke pundakmu, merayap di bawah selimut, berlari seolah mengejar serangga, dan suka juga meloncat ke tempat-tempat tinggi.

Untunglah, meski aktif tapi Abisinia bukan kucing yang berisik, dalam hal suara mereka cenderung pendiam.

Idealnya Abisinia dipelihara indoor karena kemampuannya beradaptasi di jalanan tidak begitu bagus. Beri dia teman kucing lain jika kamu termasuk orang yang sering pergi, agar ia tidak bosan dan kesepian.

Ciri-Ciri Fisik Abisinia

Kucing Abyssinian


Berat Rata-rata 4,5 kg, betina lebih kecil dari jantan
Panjang Sekitar 30-40 cm
Warna mata Kuning amber, hazel, emas, hijau jernih
Bulu Pendek
Warna dan pola bulu Sekitar 28 variasi warna
Harapan hidup 14-16 tahun
Negara asal Inggris, namun tidak begitu jelas

Abisinia adalah jenis kucing yang kuat dan sehat, hidup rata-rata 14 hingga 16 tahun, tetapi banyak juga yang hidup lebih lama. Berat rata-ratanya 4,5 kg dengan betina sedikit lebih kecil tubuhnya dibanding jantan.

Kucing Abisinia mempunyai tubuh yang agak panjang, berukuran sedang, lentur, anggun namun terkesan berotot. Kupingnya besar dengan ujung agak runcing, melebar di pangkalnya. Telinganya itu berambut sangat pendek.

Matanya yang indah dan besar berbentuk almon, cemerlang dan ekspresif, mempunyai variasi warna kuning amber, hazel, emas, atau hijau yang jernih.

Sedangkan kakinya ramping proporsional dan bertulang halus, memberi kesan kucing Abisinia seperti berdiri di ujung jari kaki. Cakarnya kecil, oval, dengan jumlah jari kaki lima untuk kaki depan dan empat pada kaki belakang. Ekornya cukup panjang dan berbentuk lentik, tebal di pangkalnya.

Bulunya lembut, halus teksturnya, padat, ulet, indah, dan berkilau. Mempunyai sekitar 28 variasi warna yang berbeda seperti coklat keemasan, abu-abu, oranye, coklat, krem keperakan, tortoiseshell, ruddy, cinnamon, perak, dan lainnya. Bulu yang lebih gelap dijumpai pada punggung bagian tulang belakang, ekor, bagian belakang kaki belakang, dan telapak kaki.

Kesehatan Kucing Abisinia

Abisinia rentan terhadap plak, penumpukan karang gigi, dan gingivitis/radang gusi. Jika tidak diobati, gingivitis dapat menyebabkan periodontitis yang dapat menyebabkan kehilangan gigi, jaringan, dan tulang. Yang selanjutnya dapat merusak kesehatan kucing secara keseluruhan.

Amiloidosis ginjal, penyakit keturunan yang dapat menyebabkan gagal ginjal, dan defisiensi PK telah ditemukan pada beberapa garis keturunan kucing Abisinia.

Kesimpulan

Menurut saya Abisinia cocok dipelihara oleh orang yang kesehariannya tidak terlalu sibuk. Sebab kucing ini butuh perhatian yang cukup tinggi. Alternatifnya mungkin dengan memelihara lebih dari satu kucing, agar dia ada teman bermain.

Uwais

Konten blog ini hanya untuk pengetahuan dan hiburan. Meski saya berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, konten yang ada bukan sebagai pengganti saran (dan semacamnya) dari dokter hewan. Kamu tetap harus berkonsultasi ke dokter hewan.

Saya juga terbuka untuk saran, kritik, dan senang sekali jika kamu ingatkan jika ada hal yang salah di blog ini. Mau kerjasama juga boleh misalnya guest post, promosi bisnis terkait kucing, dll.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *