Kucing Aegean berasal dari kepulauan Cyclades, Yunani, yang terletak di Laut Aegea. Ras ini asli natural, artinya manusia tidak terlibat dalam pembiakannya seperti yang terjadi pada banyak ras kucing lain. Meski banyak terdapat di kepulauan Cyclades, kucing Aegean langka ditemui di luar kepulauan itu.

Di Cyclades, kucing Aegean sering ditemui sedang bersantai di bawah kursi-kursi kafe, berkeliaran di antara perahu nelayan, di pelabuhan, dan berjemur di balkon. Nama salah satu kucing domestik tertua ini diambil dari nama laut Aegea. Sebagiannya ada yang hidup liar dan berburu untuk makan.

Sejarah Kucing Aegean

Kepulauan Cyclades
Bagian dari kepulauan Cyclades

Kucing Aegean kemungkinan sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Para arkeolog telah menemukan bukti bahwa kucing domestik awal hidup di Cyprus, negara tetangga Yunani, sekitar 10.000 tahun yang lalu.

Basmi FIP

Mungkin kucing-kucing itu bermigrasi ke Yunani terbawa oleh kapal nelayan dan pedagang. Tiba di Yunani mereka disukai karena kemampuan mereka menangkap tikus. Jadi kucing Aegean sudah didomestikasi sejak lama sekali.

Kucing Aegean kini sangat populer di Yunani. Bahkan sebagian orang Yunani menganggap kucing Aegean ini sebagai harta nasional.

Meski pengembangan kucing Aegean sebagai breed formal sudah dimulai pada awal 1990an oleh para breeder Yunani. Namun hingga sekarang ras ini sepertinya belum diakui oleh organisasi-organisasi kucing utama.

Karakter Kucing Aegean

Kucing Aegea

antiseptik kucing

Kasih sayang Tinggi
Keramahan Tinggi
Ramah terhadap anak Tinggi
Ramah terhadap hewan peliharaan lain Lumayan
Suka bermain Suka sekali
Energi/Aktivitas Tinggi
Kecerdasan Tinggi
Kecenderungan bersuara Tinggi

Kucing Aegean lincah, cerdas, energik, dan mampu berkomunikasi dengan baik. Mereka ramah pada manusia dan cocok juga dipelihara keluarga yang memiliki anak-anak. Keramahannya konon karena sudah terbiasa berada di antara penduduk pulau, terutama pelaut dan nelayan.

Sebagai kucing penghuni pulau di lautan, kucing Aegean tidak takut air dan bahkan ada yang mencari ikan di air. Ia terbiasa hidup di daerah hunian manusia di tepi pantai dan diketahui juga ada yang pandai berenang. Maka jangan heran dan waspada karena ia juga bisa sangat tertarik dengan kolam ikan dan akuarium.

Kucing Aegean yang suka outdoor ini sebaiknya dipelihara di area outdoor yang tertutup. Misalnya di halaman belakang berpagar, di mana ia bisa berlarian, memanjat, dan menikmati sinar matahari.

Ciri-Ciri Fisik Kucing Aegean

Kucing Aegean Yunani


Berat 3-4,5 kg, betina lebih kecil dari jantan
Panjang Sedang
Warna mata Biru, emas, hijau
Bulu Semi longhair
Warna dan pola bulu Bicolor, tricolor, tabby, putih, hitam, oranye, abu-abu, krem
Harapan hidup 9-10 tahun
Negara asal Yunani

Kucing Aegean memiliki tubuh ramping berotot dan berekor panjang. Matanya berbentuk almon dan berwarna hijau, biru, atau emas. Betinanya biasanya berukuran sedikit lebih kecil dari yang jantan.

Bulunya semi longhair, warnanya biasanya bicolor atau tricolor. Bisa dibilang selalu punya warna putih dengan kombinasi hitam, oranye, abu-abu atau krem. Sebagian ada yang memiliki pola bulu tabby.

Perawatan Kucing Aegean

Kucing Aegean umumnya sehat. Kemungkinan tidak membawa penyakit genetik karena bukan berasal dari breeding buatan. Menjaga kucing Aegean agar tidak obesitas juga baik bagi kesehatannya.

Bulunya perlu disisir sekitar seminggu sekali untuk membersihkan rambut yang rontok. Secara teratur kukunya perlu dipotong dan telinganya perlu dibersihkan. Jangan lupa juga untuk menjaga kebersihan giginya.

Kucing yang aktif ini butuh untuk diajak bermain dan beraktivitas. Bagus sekali jika mereka dibuatkan pohon-pohonan atau kayu-kayu yang disusun untuk tempat memanjat.

Referensi:

  • http://www.vetstreet.com/cats/aegean-cat
  • https://cattime.com/cat-breeds/aegean
  • https://www.thegreatcat.org/cat-breeds-and-species/aegean-cat/

Uwais

Konten blog ini hanya untuk pengetahuan dan hiburan. Meski saya berusaha memberikan informasi seakurat mungkin, konten yang ada bukan sebagai pengganti saran (dan semacamnya) dari dokter hewan. Kamu tetap harus berkonsultasi ke dokter hewan.

Saya juga terbuka untuk saran, kritik, dan senang sekali jika kamu ingatkan jika ada hal yang salah di blog ini. Mau kerjasama juga boleh misalnya guest post, promosi bisnis terkait kucing, dll.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *